Bandung – Usia boleh bertambah, tapi kualitas hidup tetap bisa dijaga. Salah satu kunci penting bagi lansia agar tetap sehat, aktif, dan bahagia adalah tidur yang berkualitas. Namun, faktanya banyak lansia menghadapi masalah tidur, mulai dari insomnia, sering terbangun di malam hari, hingga kantuk berlebihan di siang hari. Kondisi ini sering dianggap wajar, padahal jika dibiarkan bisa berdampak serius pada kesehatan jantung, metabolisme, hingga fungsi otak.
Berangkat dari kepedulian itu, Posyandu Cempaka, Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, bekerja sama dengan Puskesmas Cijagra Lama, menyelenggarakan penyuluhan kesehatan bertajuk “Sehat di Masa Tua Melalui Pemenuhan Kebutuhan Tidur dengan Metode PULES” pada Rabu, 10 September 2025, pukul 08.30 WIB hingga selesai.
Kegiatan ini diikuti puluhan lansia dari wilayah binaan Puskesmas Cijagra Lama dan menjadi bagian dari upaya promotif-preventif yang selaras dengan program nasional Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) serta Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK).
Pemateri Berkompeten, Materi Berbasis Bukti
Penyuluhan ini menghadirkan tiga pemateri dari latar belakang akademik dan praktik:
- Ns. Nunung Nurhayati, S.Kep., M.Kep., dosen STIKEP PPNI Jawa Barat dari Departemen Keperawatan Gawat Darurat Kritis, yang memiliki roadmap penelitian terkait kualitas tidur.
- Dr. Hening Pujasari, PhD, dosen Departemen Keperawatan Dasar dan Dasar Keperawatan, Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, yang menekankan pentingnya pendekatan berbasis bukti (evidence-based practice) dalam menjaga kesehatan lansia.
- Bu Enisah, S.Kep., Ners., M.Kep., perawat ahli muda sekaligus koordinator perawat di Puskesmas Cijagra Lama, yang berbagi pengalaman nyata mendampingi lansia dengan masalah tidur.
Selain itu, kegiatan juga didampingi oleh Ibu Ani Rusmini, koordinator kader kesehatan, yang berperan memastikan program berjalan berkesinambungan di tingkat komunitas.
PULES: Strategi Tidur Sehat untuk Lansia
Dalam penyuluhan ini, diperkenalkan metode PULES, sebuah pendekatan praktis yang bisa dilakukan lansia secara mandiri di rumah:
- P → Pola tidur teratur: menjaga konsistensi jam tidur dan bangun setiap hari.
- U → Usia lanjut aktif & produktif: tetap melakukan aktivitas fisik dan sosial sesuai kemampuan.
- L → Lingkungan tidur nyaman: memastikan ruang tidur bersih, tenang, dengan pencahayaan dan ventilasi yang baik.
- E → Efek samping obat-obatan terkontrol: mengingatkan lansia untuk memantau konsumsi obat agar tidak mengganggu tidur.
- S → Senam otak & stres terkelola: melatih konsentrasi sekaligus mengurangi stres dengan aktivitas ringan atau spiritual.
“Tidur yang cukup bukan hanya soal istirahat, tapi juga proses perbaikan alami tubuh. Dengan tidur berkualitas, risiko penyakit kronis dapat ditekan dan kualitas hidup lansia meningkat,” jelas Ns. Nunung.
Dr. Hening Pujasari menambahkan, pendekatan PULES sejalan dengan konsep keperawatan holistik. “Aspek fisik, mental, sosial, dan spiritual saling terkait. Metode ini membantu lansia menjaga keseimbangan itu dengan cara yang sederhana dan bisa dipraktikkan setiap hari,” ujarnya.
Sementara itu, Bu Enisah menekankan sisi aplikatif. “Lansia yang saya dampingi sering merasakan perubahan nyata hanya dengan membiasakan peregangan ringan sebelum tidur atau menata ulang kamar tidur mereka,” tuturnya.
Lansia Antusias, Kader Semangat
Suasana penyuluhan berlangsung hangat. Para lansia terlihat antusias mencoba langsung praktik senam otak, latihan pernapasan, hingga tips sederhana menciptakan ruang tidur yang kondusif.
Menurut Ibu Ani Rusmini, kader kesehatan setempat, kegiatan semacam ini memperkuat peran kader di masyarakat. “Kami bisa langsung memantau kebiasaan tidur lansia, sekaligus memberi dukungan agar metode PULES benar-benar dijalankan di rumah,” katanya.
Tidur Berkualitas, Hidup Lebih Bahagia
Gangguan tidur pada lansia bukanlah masalah kecil. Jika diatasi dengan tepat, lansia bisa menikmati masa tua dengan tubuh lebih bugar, pikiran lebih jernih, dan semangat menjalani aktivitas.
Penyuluhan di Posyandu Cempaka ini menjadi salah satu upaya nyata bahwa kesehatan lansia harus dikelola secara menyeluruh, bukan hanya dengan obat, tetapi juga melalui perubahan perilaku sehari-hari.
“Harapan kami, metode PULES tidak hanya berhenti di sini, tapi bisa menjadi kebiasaan baru bagi para lansia dan keluarga mereka. Karena tidur yang nyenyak berarti hidup yang lebih sehat dan bermakna,” pungkas Ns. Nunung.






Leave a Reply