Home

About Us

Advertisement

Contact Us

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • Pinterest
  • WhatsApp
  • RSS Feed
  • TikTok

Kiara TV

Berita Akurat Dunia Kesehatan

Search

Peningkatan Kesehatan pada Anak (Waktu Lebaran) : 1. Santun Setiawati, S.Kep., M.Kep.,Ns.Sp.Kep.An., 2. Ns. Agus Citra Dermawan, S.Kep., M.Kep. 1. Mahasiswa Doktoral Keperawatan, Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Indonesia; 2. Dosen Universitas BSI Jakarta

Saharuddin Avatar
Saharuddin
April 21, 2025
Peningkatan Kesehatan pada Anak (Waktu Lebaran) : 1. Santun Setiawati, S.Kep., M.Kep.,Ns.Sp.Kep.An., 2. Ns. Agus Citra Dermawan, S.Kep., M.Kep. 1. Mahasiswa Doktoral Keperawatan, Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Indonesia;  2. Dosen Universitas BSI Jakarta

Peningkatan kesehatan suatu bangsa dimulai dengan upaya peningkatan kesehatan mulai usia dini. Anak adalah seseorang yang belum berusia 18 tahun termasuk janin yang masih dalam kandungan. Upaya peningkatan kesehatan anak adalah segala upaya yang dilakukan oleh orang tua/keluarga/masyarakat, guru/pendidik, tenaga kesehatan, dan pemerintah dalam meningkatkan kesehatan anak. Upaya peningkatan kesehatan anak yang dilakukan salah satunya melalui pendekatan Nurturing Care (WHO, 2018).  Pendekatan Nurturing Care merupakan bentuk integrasi dari 5 komponen pengasuhan yaitu pemenuhan kesehatan anak, pemenuhan gizi yang adekuat, pengasuhan yang responsif, stimulasi sejak dini, dan menjamin keamanan dan keselamatan anak. Masa ini, memasuki Hari Raya Idul Fitri (baik saat lebaran maupun setelah lebaran). Pendekatan ini dikaitkan dengan kondisi waktu lebaran yang akan dilalui oleh orang tua yang memiliki anak khususnya anak usia prasekolah (anak yang masih memerlukan pengawasan khusus, usia 3-6 tahun).

Upaya peningkatan kesehatan anak waktu lebaran yang dapat dilakukan orang tua atau pengasuh dan petugas kesehatan, meliputi:

A. Pemenuhan Kesehatan Anak

Pemenuhan kesehatan anak yang dapat dilakukan antara lain:

1. Memantau kondisi fisik dan psikologis anak

Anak bertemu dengan banyak orang, baik keluarga maupun orang disekitar waktu lebaran. Anak biasanya sangat bergembira karena banyak teman untuk bermain. Aneka permainan dilakukan. Anak cenderung tidak mengenal lelah dan waktu untuk bermain. Pengasuh biasanya pulang ke keluarganya saat lebaran, sehingga anak bersama orang tua atau keluarga. Orang tua perlu mengatur waktu antara istirahat dan bermain atau aktivitas lainnya yang dilakukan oleh anak, agar anak tidak mengalami kelelahan. Orang tua perlu memonitor anak yang cenderung malas beraktivitas atau lebih banyak tidur/tiduran saat lebaran. Orang tua dapat membantu menetapkan jenis permainan yang dapat dilakukan, sehingga anak tidak berlebihan main game (gadget).

Anak seringkali bermain dengan anak lain waktu lebaran yang mungkin belum dikenalnya. Perselisihan saat bermain dapat saja terjadi. Berkelahi saat bermain bersama pada anak harus dihindari. Orang tua perlu memonitor saat anak bermain. Anak yang cenderung menyendiri dan tidak mau bermain bersama dapat difasilitasi dalam proses perkenalan. Orang tua juga dapat mendampingi agar anak dapat bergabung dalam permainan bersama yang dilakukan.

2. Menjaga kebersihan diri maupun lingkungan

Membiasakan anak mencuci tangan dengan air bersih dan sabun. Mencuci tangan dilakukan dengan lebih sering yaitu: sebelum makan, setelah buang air, sebelum dan setelah melakukan aktifitas (seperti: bermain, menyentuh hewan, dan aktifitas lainnya). Orang tua dapat memantau saat anak melakukan cuci tangan dengan benar.Anak dapat berganti pakaian atau mandi dengan bersih, setelah anak bermain dan berkeringat Orang tua dapat memantau anak saat mandi dan berganti pakaian bersih. Anak perlu diingatkan pentingnya menggosok gigi setelah makan dan sebelum tidur. Membiasakan anak untuk membereskan mainan dan lingkungan setelah anak bermain. Orang tua dapat memonitor saat anak membereskan mainan dan membersihkan lingkungan bermain.

3. Memberikan imunisasi sesuai jadwal

Imunisasi pada anak prasekolah antara lain: DPT (Difteri, Pertusis, dan Tetanus), influenza, dan MMR. Pemberian imunisasi secara nasional dapat dilakukan di rumah sakit, klinik kesehatan, Puskesmas, dan Posyandu. Orang tua memonitor jadual imunisasi anak. Pemberian imunisasi biasanya dijadualkan kembali setelah waktu lebaran. Petugas kesehatan perlu mengingatkan kembali jadual pemberian imunisasi anak dengan melibatkan kader kesehatan.

4. Mengenali tanda-tanda anak sakit dan segera mendatangi layanan kesehatan ketika anak sakit

Tanda dan gejala anak sakit yang umum terjadi pada waktu lebaran antara lain: demam; diare; sembelit; batuk, flu, dan sakit tenggorokan; serta sakit gigi. Penyebab anak sakit waktu lebaran dikarenakan perubahan pola makan (makanan terlalu pedas, manis, atau bersantan, minuman bersoda atau sirup) serta makanan dan minuman yang dikonsumsi tidak terjaga kebersihannya, aktivitas yang berlebihan (bepergian atau bermain yang terlalu lama), lingkungan (paparan kuman dari orang yang sakit atau perubahan cuaca), dan stress (perubahan rutinitas karena aktivitas lebaran dan lingkungan yang baru). Orang tua perlu waspada dan membawa anak ke pelayanan kesehatan apabila gejala tidak mereda, demam tinggi, diare dan muntah yang sering, anak tidak mau makan dan minum.

B. Pemenuhan Gizi yang Adekuat

Pemenuhan gizi yang adekuat meliputi: karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Makanan dengan gizi seimbang terdiri dari makanan pokok, lauk-pauk, sayuran, buah, dan air putih yang cukup dan aman. Anak sering mengalami masalah gizi akibat perubahan pola makan dan konsumsi makanan tinggi lemak dan gula secara berlebihan waktu lebaran. Konsumsi makanan tinggi lemak dan gula dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti diare dan sembelit, serta masalah kesehatan lain seperti peningkatan kadar gula darah dan obesitas. Orang tua dapat memonitor makanan dan minuman manis yang dikonsumsi anak, membatasi makanan bersantan, dan berlemak. Mengkonsumsi sayur, buah-buahan, dan air putih yang cukup untuk mencegah sembelit dan dehidrasi. Makanan sehat tetap dipertahankan dengan mengkonsumsi karbohidrat, protein, lemak sehat, serat, dan vitamin. Orang tua menyiapkan makanan ringan dan camilan yang sehat seperti potongan buah-buahan dan sayuran, yogurt atau minuman kesehatan lainnya.

C. Pengasuhan yang Responsif

Anak lebih banyak bersama orang tua dan keluarga waktu lebaran. Suasana lebaran merupakan suasana yang menggembirakan. Orang tua tetap memonitor atau mendampingi kegiatan yang dilakukan oleh anak. Orang tua harus berespon terhadap kebutuhan dan emosi anak saat lebaran. Pengaturan waktu istirahat dengan waktu bersilaturahmi agar mereka tetap nyaman dan bahagia. Mendengarkan keluhan dengan empati saat anak merasa kurang nyaman.  Melibatkan anak pada momen lebaran, seperti membantu menyiapkan hidangan, menghias rumah, atau mempersiapkan pakaian.  Mengajarkan anak tentang sopan santun saat bersilaturahmi. Orang tua dapat memberikan hadiah sesuai dengan minat dan kebutuhan anak atau bentuk penghargaan atas pencapaian ibadah yang telah dilakukan anak. Orang tua dapat menjadwalkan rekreasi bersama saat lebaran. Sikap membandingkan anak dengan saudara atau kerabat lain perlu dihindari. Orang tua meluangkan waktu untuk bermain, bercakap-cakap, atau melakukan kegiatan bersama anak.  Orang tua tetap membuat rutinitas yang jelas untuk anak, seperti waktu makan, tidur, dan bermain. Orang tua memberikan perhatian khusus, pelukan, atau ciuman kepada anak. Tetap menjaga kesehatan waktu lebaran.

D. Menjamin Keamanan dan Keselamatan Anak

Anak rentan terhadap bahaya yang tidak terduga, baik fisik maupun emosional. Orang tua menciptakan lingkungan yang aman dari bahaya sehingga anak merasa nyaman, aman, dan terlindungi. Orang tua perlu selalu mengawasi anak mereka, khususnya saat berada di dekat air (saat rekreasi berenang atau sumber air lainnya) dan tempat keramaian (tempat wisata, pasar, atau pusat perbelanjaan). Anak selalu dalam pengawasan dan menghindari tempat yang berbahaya. Anak menggunakan alat perlindungan diri saat bersama naik sepeda motor atau menggunakan sabuk pengaman. Orang tua jangan lupa menjaga keamanan rumah bila akan melakukan bepergian (mudik lebaran).

referensi

Hockenberry, M.J., & Wilson, D. (2017). Study Guide: Wong’s Essentials of Pediatric Nursing, 10th ed. St. Louis: Elsevier.

Kemenkes RI. (2015). Pedoman Gizi Seimbang. Jakarta: Kemenkes RI.

Kemenkes RI. (2022). Pedoman pelaksanaan stimulasi, deteksi, dan intervensi dini tumbuh kembang anak di tingkat pelayanan kesehatan dasar. Jakarta: Kemenkes RI.

Presiden RI. (2014). Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Satgas Imunisasi PP IDAI. (2017). Pedoman Imunisasi Di Indonesia. Jakarta: Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia.

WHO. (2018). Nurturing care for early childhood development: A framework for helping children survive and thrive to transform health and human potential.

_____. (2025). Sumber gambar  www.google.com. Diakses April 2025.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Featured Articles

  • Sehat di Masa Tua Melalui Pemenuhan Kebutuhan Tidur dengan Metode PULES Penyuluhan Lansia di Posyandu Cempaka, Kota Bandung

    Sehat di Masa Tua Melalui Pemenuhan Kebutuhan Tidur dengan Metode PULES Penyuluhan Lansia di Posyandu Cempaka, Kota Bandung

    September 10, 2025
  • Jawaban atas harapan adanya profesor klinis dari Keperawatan, dan kebutuhan Sistemik Pendidikan Klinis di Rumah Sakit Dr. Cicilia Ika., W., S.Kep., Ners., M.Kep.

    July 1, 2025
  • UI Dorong Budaya Lelap Sejenak (Napping) saat Kerja: Inovasi Sehat Menuju Kampus Riset Kelas Dunia Oleh: Hening Pujasari, Dadan Erwandi, Nunung Nurhayati, Ichsan Rizany, Juwi Athia Rahmini

    June 14, 2025
  • Pengabdian Masyarakat Kelurahan LPDP UI di Depok: Membangun Wilayah Binaan yang Berkelanjutan

    Pengabdian Masyarakat Kelurahan LPDP UI di Depok: Membangun Wilayah Binaan yang Berkelanjutan

    May 9, 2025
  • Peningkatan Kesehatan pada Anak (Waktu Lebaran) : 1. Santun Setiawati, S.Kep., M.Kep.,Ns.Sp.Kep.An., 2. Ns. Agus Citra Dermawan, S.Kep., M.Kep. 1. Mahasiswa Doktoral Keperawatan, Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Indonesia;  2. Dosen Universitas BSI Jakarta

    Peningkatan Kesehatan pada Anak (Waktu Lebaran) : 1. Santun Setiawati, S.Kep., M.Kep.,Ns.Sp.Kep.An., 2. Ns. Agus Citra Dermawan, S.Kep., M.Kep. 1. Mahasiswa Doktoral Keperawatan, Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Indonesia; 2. Dosen Universitas BSI Jakarta

    April 21, 2025

Search

Author Details

Saharuddin

Editor in Chief on KiaraTV

  • X
  • Instagram
  • TikTok
  • Facebook

Follow Us on

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • VK
  • Pinterest
  • Last.fm
  • TikTok
  • Telegram
  • WhatsApp
  • RSS Feed

Categories

  • Berita (4)
  • Seminar (1)
  • Uncategorized (2)

Archives

  • September 2025 (1)
  • July 2025 (1)
  • June 2025 (1)
  • May 2025 (1)
  • April 2025 (1)
  • March 2025 (2)

Tags

About Us

KIARAtv

website berita yang menyajikan informasi akurat dan terpercaya seputar dunia kesehatan, mulai dari inovasi medis, gaya hidup sehat, hingga kebijakan kesehatan terkini. Dengan pendekatan berbasis riset dan wawancara dengan para ahli, KiaraTV berkomitmen memberikan berita yang telah diverifikasi untuk memastikan edukasi kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat.

Latest Articles

  • Sehat di Masa Tua Melalui Pemenuhan Kebutuhan Tidur dengan Metode PULES Penyuluhan Lansia di Posyandu Cempaka, Kota Bandung

    Sehat di Masa Tua Melalui Pemenuhan Kebutuhan Tidur dengan Metode PULES Penyuluhan Lansia di Posyandu Cempaka, Kota Bandung

    September 10, 2025
  • Jawaban atas harapan adanya profesor klinis dari Keperawatan, dan kebutuhan Sistemik Pendidikan Klinis di Rumah Sakit Dr. Cicilia Ika., W., S.Kep., Ners., M.Kep.

    July 1, 2025
  • UI Dorong Budaya Lelap Sejenak (Napping) saat Kerja: Inovasi Sehat Menuju Kampus Riset Kelas Dunia Oleh: Hening Pujasari, Dadan Erwandi, Nunung Nurhayati, Ichsan Rizany, Juwi Athia Rahmini

    June 14, 2025

Categories

  • Berita (4)
  • Seminar (1)
  • Uncategorized (2)

COUNTER

Flag Counter
  • Instagram
  • Facebook
  • LinkedIn
  • X
  • VK
  • TikTok

Proudly Powered by WordPress | JetNews Magazine by CozyThemes.

Scroll to Top